Pages

Jumat, 13 November 2015

Kebiasaan-kebiasaan “Normal” Apa Saja Sih yang Sebenarnya Adalah Pemborosan Kelas Pertama?

Keinginanmu untuk menabung selalu gagal bukan karena tekad yang kamu miliki kurang kuat. Namun, justru karena kamu memeliharabeberapa kebiasaan yang kamu anggapnormal padahal sebenarnya bikin pemborosan. Kebiasaan-kebiasaan inilah yang akhirnya jadisebab utama kenapa kamu selalu gagal menyisihkan uang.

Coba deh simak  8kebiasaan ala anak muda yang sebenarnya merupakan pemborosan ini!



1. Setelah gajian selalu merasa kaya, ini pemikiran utama yang membuatmu mudah kehabisan dana!

Memang, setelah mendapat gaji tiap bulan kita selalu merasa punya. Uang yang didapat membuat kita merasa sedikit sombong dan merasa bisa membeli segala sesuatu. Terkadang juga setelah gajian, kamu merasa bahwa kamu berhak untuk menikmati uang yang kamu dapat tersebut. Memang sih, boleh saja sedikit membelanjakan uang demi reward terhadap diri sendiri. Namun, yang harus digarisbawahi adalah beri satu macam reward saja pada diri sendiri tiap bulannya. Jangan lantas kamu memberi banyak reward pada diri sendiri seperti makan enak di tempat mahal mentang-mentang karena baru gajian, disusul denganmembeli pakaian baru, hinggasering-sering pergi ke salon demi memanjakan diri.Inilah alasan utama kenapa kondisi keuanganmu selalu besar pasak daripada tiang tiap bulan.


2. Ingin cuci mata di mall atau sekedar mampir di minimarket, tanpa disadari kamu akan tergiur untuk belanja barang yang kurang perlu. 

Selain terlalu banyak memberi reward pada diri sendiri, kebiasaan jalan-jalan di mall atau sekedar mampir di minimarket akan membuatmu mudah menggelontorkan rupiah. Kamu yang niat awalnya hanya cuci mata di mall, kemudian menjadi tergoda dan pada akhirnya membeli barang yang dipajang di etalase. Padahal, belum tentu barang yang kamu inginkan itu sedang kamu butuhkan. Tak hanya kebiasaan jalan-jalan di mall, seringnya mampir di minimarket juga akan menimbulkan keinginan untuk mengeluarkan uang. Kamu yang tadinya hanya ingin membeli minuman dingin pun tergiur untuk membeli banyak camilan dan barang lain yang sebenarnya tak dibutuhkan. Padahal, uang yang kamu keluarkan demi membeli minuman dingin dan camilan saja terkadang hampir sama dengan anggaransatu kali makan. Tuh, boros ‘kan?


3. Tidak memberi batasan uang ketika menjalani hobi

Menjalani hobi tentu boleh-boleh saja. Toh, ini juga merupakan salah satu cara paling mudah untuk memanjakan diri dan menghindari stres dari tekanan pekerjaan dan masalah yang sedang kamu hadapi. Namun, terkadang kegiatan menjalani hobi ini bisa berbahaya bagi keuanganmu jika tidak dibatasi. Kamu perlu menetapkan pada diri sendiri berapa % dari jumlah gaji yang boleh dibelanjakan demi memenuhi hobi. Jika tidak, maka siap-siap saja jika uangmu ludes begitu saja demi membeli barang-barang karena terlalu mendewakan hobi.


4. Tak gemar mencatat pengeluaran dan pemasukan juga jadi alasan kita sering lupa kenapa uang bisa habis tiba-tiba.

Kegiatan mencatat pemasukan dan pengeluaran memang sering dipandang sebelah mata. Banyak anak muda yang merasa enggan mencatat dan memiliki pembukuan yang jelas karena tak ingin dibuat ribet. Padahal, mencatat segala pemasukan dan pengeluaran merupakan alarm sederhana supaya kamu tak lagi melakukan pemborosan.Dengan begini, kamu pun bisa lebih mudah mengontrol cash flow keuangan.


5. Merasa tak enakan dan susah menolak ketika diajak nongkrong teman

Tanpa disadari uangmu habis tersedot untuk kegiatan satu ini. Gampang merasa sungkan sehingga sulit menolak ajakan dari teman juga bisa jadi alasan utama kenapa uangmu mudah habis meski akhir bulan belum juga tiba. Selalu mengikuti ajakan teman untuk berfoya-foya akan menyedot habis uang yang dimiliki. Tak perlulah merasa gengsi atau tak enak untuk menolak ajakan teman. Selalu tanamkan di kepala bahwa kondisi keuanganmu dan kawan-kawan tak sama. Miliki prinsip sendiri dan jangan ikut-ikutan teman jika memang kamu ingin sukses menyisihkan uang.


6. Mudah menggesek kartu debit sana sini

Ini alasan paling cepat kenapa uangmu langsung habis padahal baru di pertengahan bulan. Kegiatan jalan-jalan di mall memang menjadi faktor pemicu keinginan untuk membelanjakan uang. Kemudian keinginan ini pun makin diperkuat dengan kemudahan menggesek kartu debit sana sini. Tak sadar uang yang kamu bawa berkurang karena kemudahan menggesek kartu, membuatmu makin tak menyadari bahwa saldomu sudah banyak berkurang karena kamu terlalu sering berbelanja.



7. Kamu suka lapar mata kalau belanja online

Apalagi jika punya internet banking, uangmu mudah ludes karena tergiur belanja ini itu. Tak hanya kebiasaan jalan-jalan di toko fisik saja yang membuatmu mudah mengeluarkanuang, terkadang kebiasaan menjelajahi dunia maya demi melihat-lihat barang yang dijajakan di online shop juga merupakan aksi pemborosan. Apalagi jika kamu memiliki internet banking, kegiatan berbelanja pun makin mudah untuk dilakoni. Hal inilah yang jadi faktor utama kenapa kamu mudah sekali membeli barang-barang hanya karena lapar mata. Lebih bijak jika kamu tak memiliki internet banking, dengan begini kamu jadi berpikir dua kali untuk belanja online.


8. Merasa bahwa bulan depan pasti bisa menabung sehingga tak apa bila uang bulan ini habis tak bersisa

Tak hanya kebiasaan yang dilakoni saja, terkadang pemikiran yang tertanam di kepala pun tanpa disadari memperkuat aksi pemborosan ini. Kamu yang masih muda merasa bahwa inilah masa-masanya untuk menikmati hidup, apalagi menikmati uang hasil keringat sendiri. Hal inilah yang menjadikanmu gagal menabung karena kamu selalu merasa sah-sah saja untuk menghabiskan uang gaji. Belum ada kewajiban serta tanggung jawab yang menanti membuatmu merasa masih bisa menabung bulan depan dan bulan depannya lagi. Inilah yang kemudian membuat selalu boros dan gagal menabung tiap bulan.


Jadi, kebiasaan nomor berapa yang masih sering kamu lakoni? Yuk, rubah kebiasaan ini mulai dari sekarang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar